Senin, 14 Februari 2011

rasa hati

Pohon kurma itu tumbuh dengan lebat, buahnya terasa manis dalam sekali gigit.
Tapi...
Kini buah itu terasa pahit..
Pahit akan berubahnya sebuah cerita .
Akan para penguasa yang tersenyum.
Akan pajak yang melilit mereka.
Akan kekikiran tangan yang berlimpahan emas.
Oh tidaakk,...
Burung merpatipun tak mampu menyampaikan pesan hatiku
Apakah yang terjadi dengan agamaku ?
Kembalikan kepercayaanku .. kepercayaan bahwa Islam itu damai dan kokoh .
Aku tak ingin melihat saudaraku sakit, tidak ingin mendengar rintihannya.
Mereka bahkan tidak mengenal sapa diri mereka sendiri .
Bahkan sampahpun masuk ke mulut mereka .
Ya Allah .. kapankah keadilan itu kembali ?
Jangan biarkan aku hanya dapat  bermimpi ya Allah.
Kemana engkau pemuda/i Islam ?
Engkau merusak agamamu , mencoreng nama baiknya....
Kemana kalian????
Karena hati kita .. hati kita yang membatu ...
mungkinkah kita semua dapat bersatu ?????

Kamis, 30 Desember 2010

project novel

mm mau coba buat novel ... doain berhasil yappp ...


Tiap malam selalu membuatku merasa dingin , tidak peduli cuaca panas ataupun hujan .Selalu dan selalu terasa dingin ,sekujur tubuh terasa kaku .


Aku hanya dapat bercerita dengan hatiku sendiri ,dan aku hanya dapat menangis dengan diriku sendiri.Sampai akhirnya tubuhku selalu kedinginan dengan air mataku yang jatuh dan   membasahi tubuh ini .Aku tidak ingin merasakan sebagai  orang paling menderita di dunia ini ,aku tidak ingin kelihatan lemah seperti seorang pengecut.Tapi…  aku ,aku terkadang merasa beban ini terlalu berat. Terkadang aku mengumpat kepada Tuhan ,mengapa IA memberikan aku kehidupan yang berliku-liku seperti ini.

“Meily…. Kamu kenapa dikamar saja ? apa tidak makan?” mama memamnggilku
“ Tidak ma,aku akan menyeduh mie saja” sahutku
“Baiklah”   jawab mama

Huh,sudahlah mungkin hati ini akan lebih hangat setelah aku menyeduh mie gelas dengan air hangat dispenser di kamarku.aku merasa  aku lebih baik dan lebih nyaman tetap di kamar dan bersantai di tempat tidurku yang empuk.Sambil menyantap mie aku menghidupkan dvd ku, hmm.. aku ingin memutar film korea yang belum siap aku tonton. Hmm aku terenung sejenak mengapa kehidupan ini tidak seindah drama korea ,aku rela sungguh rela jikalau aku menjadi salah satu pemerannya.aku mendapat keluarga yang hangat , memiliki harta yang tidak akan pernah habis ,dan memiliki seorang pangeran yang akan selalu melindungiku.


Oh tidak, indahnya hidup ini jikalau bisa disusun sedemikian rapi seperti itu . Ops,aku berdiri di depan kaca.Lihatlah diriku mata sipit ,kulit putih , rambut hitam dan panjang ,tinggi 165 ( tidak terlalu pendek ) pkirku ,sepertinya aku bisa menjadi aktris korea.Argggghhhh mimpi apa ini ,lama-lama aku bisa gila dengan semua ini. Berkhayal yang tidak-tidak ,wajah saja pas-pas’an begitu  PD berkata mampu menjadi seorang aktris . Huhhhhhh………………

“Melly  belum juga lu tidu lagi??,udah jam berapa ne?”  terdengar teriakan mama
Oh tidak keluar sudah bahasa asli mama, ini bagaikan ultimatum untuk segera tidur.
“ya ma, melly mo tidu ge” sahutku


Aku segera menekan tombol off pada dvd ku, mematikan lampu,dan menarik selimutku. Beginilah kehidupanku,jarang sekali terdengar mama bicara dengan lembut,tapi bukan berarti tidak pernah. Wajar sajalah, kami adalah keluarga dengan keturunan Tionghoa.dan biasanya orang kami selalu tegas dalam berbicara maupun dalam mendidik anak. Atau mungkin karena mereka terlalu banyak makan daging kambing makanya tensi selalu di atas rata-rata.Ah,pikiranku ini selalu yang tidak-tidak,kalau begini terus lama-lama jaringan otakku akan rusak.

“Melly… belum juga  lu bangun ge? Mau jam berapa lu bangun? Dak shalat lu a??” teriak mama keras
“ Aduh.. 5 menit lagi la ma”pintaku
“ lu kira pasar ikan ne bisa tawar-menawar?” jawab mama sambil menarik selimutku
“ ya la ma, ngantuk a” jawabku
“  shalat la lu nak??” bentak mama
“ ia.. ia.. “ jawabku


Nyamannya sesudah shalat  , rasa ngantuk  hilang seketika. Aku benar-benar berdoa kepada Allah agar aku diberikan kemudahan di dalam segala hal .Yang paling penting bagiku adalah menghilangkan rasa yang menyakitkan ini .Rasa sakit  yang sulit aku menahannya, lebih sakit dari  tangan yang tertusuk jarum, lebih perih dari kulit yang terluka. Ya ,cinta.. cinta ini benar-benar membuat aku tak tahu arah ,ya Allah lindungilah aku agar tetap di jalanMu yang lurus ya Allah. 


Ya Allah jangan sampai aku umatMu yang hina ini mencintai ciptaanMu melebihi cinta kepadaMu ya Allah. Dan jikalau engkau ridho, tunjukkanlah kuasaMu ya Allah .
aku menyerahkan jodoh dan cinta ini hanya kepadaMu, dan sekiranya aku mencintai ia karenaMu , semoga cinta itu menjadi embun di pagi hari yang memberikan kesejukan buat siapa saja.Tak terasa air mata ini mengalir , terkadang aku bertanya mengapa cinta terhadap manusia itu harus ada? Kenapa tidak cinta kepada Allah saja?.

Aku tetap  mengingat sepotong ayat suci Al-Qur’an surat al isra: 32: “Dan janganlah kamu mendekati zina; zina itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk”. Dan surat Al A'la 8-10: “Dan Kami akan memudahkan bagimu jalan kemudahan (mencapai kebahgaiaan dunia akhirat). Oleh sebab itu, berikanlah peringatan, karena nperingatan itu brmanfaat. ORang yang takut kepada ALlah akan mendapat pelajaran”.
Sungguh , aku takut jikalau akan mendekati zina , maka dari itu perasaan ini ingin kubuang sejauh-jauhnya




Rabu, 08 Desember 2010

sebuah impian yang merubah jalan hidup

09-12-2010

pkl: 00:29

sedikit demi sedikit kepercayaan kepada ALLAH semakin bulat... sempat merasa tidak mungkin dan terkadang  jalan yg ingin di tempuh tidak akan mungkin di lalui..





aku bukanlah seorang ahli bahasa  yang mampu merangkai kata -kata menjadi halus dan indah untuk didengar.namun,seorang yang terlalu tinggi berkhayal .
impian???

terkadang manusia tidak tahu akan impiannya,dengan impian seseorang akan menjadi kuat ,menjadi percaya diri ,mengubah imajinasi menjadi kreatifitas , membuat sel-sel otak yang tertidur berkumpul dan mulai bekerja,membuat hati yang beku menjadi hangat..

sebenarnya saya sendiri ingin mentertawai diri saya sendiri saat saya memiliki sebuah khayalan untuk
"MEMBUAT PERKUMPULAN MUALAF"
sungguh bodoh ,ide konyol seperti apa itu?? mengurus diri sendiri saja tidak becus bagaimana ingin mengurus orang lain??
mengerti agama sendiri saja tidak ,ingin pula menasehati.


tapi semakin hari saya menyadari saya tidak sendiri.ada seorang sahabat yang menyadarkan  saya bahwa itu mungkin , kita sama2 belajar dan mencari.

khayalan konyol juga  terjadi karena saya mengalaminya sendiri .bukan bermaksud untuk memecah2kan sesuatu,umat  Islam memang harus bersatu . namun seorang mualaf seperti orang lumpuh yang kehilangan tongkatnya ..
mereka sangat takut ,mereka sendiri , dan mereka tidak sekuat yang kita kira..

saya berpikir ini adalah  dunia dimana semua orang membutuhkan materi,membutuhkan teman ,membutuhkan makan,pendidikan ,dan pekerjaan .andaikan ada suatu lembaga yang dapat menampung mereka ,disaat mereka kehilangan segalanya mereka tidak sendiri , mereka tdk akan kehilangan segalanya.

jikalau mereka dikucilkan ada yang menggengam tangan mereka,menghapus air mata mereka ..
sedikit demi sedikit orang-orang yang kucintai yang tak kuduga berani mengambil resiko itu ..
SUBHANAALAH ...
mereka memiliki kekuatan yang tak terduga, dan betapa bodohnya aku merasa hal itu tidak mungkin..

andai ada sebuah perkumpulan mualaf......
mereka akan kuat ,mereka tidak minder karena harus belajar dari nol .mereka dapat belajar shalat dan ngaji bersama,membahas segalanya bersama.
bahkan mereka akan nyaman untuk mencintai Allah dan Rasulnya tanpa memikirkan kebutuhan duniawai.


sekarang saatnya merubah SESUATU YANG TIDAK MUNGKIN MENJADI MUNGKIN!!!
tp apa??
aku berkaca dan melihat diriku sendiri .. aku bisa apa?? apa yg dapat kulakukan untuk dia .. dia .. dan dia..
hanya berdoa ?? hanya menyemangati mereka?? apa itu cukup?? aku merasa tidak memiliki kekuatan apapun.. aku merasa kecil...
sungguh ingin menangis atas ketidakberdayaanku ..
mereka menangis... dan aku bisa apa? aku hanya bisa bersembunyi dan menangis di dekat mereka ..
"ia" kehilangan semua dan berusaha berdiri kokoh sendiri .. berusaha mencari sesuap nasi dengan tertatih-tatih..

Aiiihhh , sungguh lemahnya aku ..
impian itu membuat sebagian org sadar .. bahwanya segala yang kita punya bukan hny untuk kita . membuat org bermental pegawai mampu berusaha menjadi seorang pengusaha ...
knp?? seorang pengusaha akan dapat mencukupi dirinya dan org lain ..

mungkin sedikit teringat dengan sahabat2 Rasullulah S.A.W  yang mengorbankan hartanya di jalan Allah ..
begitu juga  beliau yang sukses berdagang demi umatnya..
jadi terkadang kita mencari bukan untuk diri kita sendiri tapi untuk orang lain .. Allah menitipkan ladang-ladangnya kepada kita dan kita hanya pegawaiNya ..
semua yang kita miliki bukan milik kita tapi milik Allah.. dan umat Islam adalah saudara kita,apa hasil yang kita panen sebagian milik mereka..



Astaghfirullahaladzim...
sungguh butanya diriku ..

dan sungguh bodohnya diriku merasa impian itu bernilai kecil ..

thanks to my companion in arms, who gives a lot of enthusiasm and motivation to trust them.and how they strive to love God:

ka dwie:

rahmat dia putri :




=================================================


berliku-liku kehidupan ini, jalan mana yang harus ketempuh??? .
apakah kata hatiku atau logika ku??..
ku mencintaimu ya  Allah, kekasih hatiku..
detak jantungku selalu berlafaskan asma mu.
ku yakin Engkau berada dekat di hatiku , selalu ada dalam setiap  tangisku ..
aku bertakbir untukMU .. 
aku bernyanyi untukMu ya Allah ...
namun terkadang aku rapuh,...
rapuh akan segala cobaan yang seakan-akan membunuhku.
aku terjatuh dan terjatuh...
kuatkan aku ya  Allah,sungguh aku lemah..
hanya kebesaranMU .....
hanya rasa cinta padaMU aku hidup..
meskipun jalanan yang kulalui berduri,dan membuatku kesakitan 
namun dengan Nur-MU ,aku kuat..


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


<sedikit penghargaan yang dapat kuberikan untuk mereka yang tangguh >

Selasa, 07 Desember 2010

kehidupan mualaf _ tionghoa

mungkin beberapa orang berfikir bahawasanya etnis tionghoa tidak mengenal islam secara luas....
tapi tidak demikian ,bahkan mereka membangun mesjid dengan ciri khas budaya mereka yg sangat indah..


< salah 1 mesjid di ninxia china >






 < salah 1 perayaan di mesjid dengan menggunakan pakaian khas china>






tidak hanya itu islam di kalangan masyarakat tionghoa telah dikenal lama ..
termasuk dari laksamana cheng ho < bagi org kong hu cu merupakan salah 1 dewa mereka >
 < sam poo kong >

Namun nampaknya masih banyak yang belum tahu bahwa masih banyak tokoh China legendaris yang ternyata beragama Islam. Dua di antaranya ialah Wong Fei Hung dan Judge Bao.
Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?
Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.
Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.
Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan

tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.
Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.
Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.

Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.

Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.
Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.
Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. 

Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.

Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.
Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Alah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amin....

^^




Welcome...

slm knal
^^